07 APRIL 2020
Aksi Simpatik Kapolda Sumut Dinilai Catut Logo HMI

Sumber: Ahmad Arfah Fansuri Lubis

Aksi Simpatik Kapolda Sumut Dinilai Catut Logo HMI

Puluhan orang yang terdiri dari mahasiswa dan elemen masyarakat menggelar aksi Simpatik mendukung kinerja Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Utara, Irjen Pol Agus Andrianto di depan kantor pos Medan (8/3/2019).

Aksi damai bertajuk #kamibersamakapolda ini membawa spanduk yang menampilkan berbagai logo organisasi kemahasiswaan seperti Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) dan Himpunan Mahasiswa Islam (HMI).

Menanggapi hal itu, salah satu kader HMI di Sumatera Utara Ahmad Arfah Fansuri Lubis menilai penggunaan logo HMI pada aksi tersebut adalah pencatutan logo organisasi. Arfah yang juga seorang instruktur HMI meminta agar aksi yang diikuti kader HMI tetapi bukan atas nama HMI secara kelembagaan tidak membawa bawa logo organisasi mahasiswa Islam tertua di Indonesia itu.

"Saya lihat di foto yang beredar bahwa spanduk aksi Simpatik itu berisikan logo HMI, ini sungguh disayangkan. Penggunaan logo HMI harusnya boleh dilakukan jika aksi dilakukan oleh lembaga ini, tidak boleh hanya karena seorang kader ikut demo serta merta menggunakan logo ini" tutur Arfah.

Lebih lanjut Arfah menilai bahwa ini adalah upaya menggiring simbol organisasi yang didirikan 1947 silam ini untuk kepentingan pribadi. Arfah yang juga alumni Universitas Negeri Medan ini meminta agar penggunaan logo tidak sesuai aturan ini tidak dibiarkan begitu saja.

"HMI ini kan organisasi besar, jadi banyak yang coba coba klaim ini organisasi apalagi untuk kepentingan pribadi. Saya tadi sudah komunikasi dengan pengurus HMI Sumut, saya fikir mereka akan melakukan langkah organisasi karena hal ini tentu tidak bisa dibiarkan begitu saja. Kita khawatir akan terus terulang jika dibiarkan" tandasnya.

Komentar