07 APRIL 2020
Ketua PFI Medan: Kita bukan Asal Jepret

Sumber: Kemeriahan ulangtahun PFI Medan ke-14 di Ten Coffee Medan. (medandeli/pfimedan)

Ketua PFI Medan: Kita bukan Asal Jepret

Kemeriahan memenuhi acara ulang tahun Pewarta Foto Indonesia Medan ke-14, Minggu (4/3) kemarin di Jalan Imam Bonjol. Tema kegiatan bersama ini "Berbagi kenangan".

Ketua PFI Medan, Rahmad Suryadi menyebutkan melalui acara ini akan mengembalikan ingatan tentang peran seluruh pengurus yang kerap mengabadikan berbagai peristiwa di Sumatera Utara.

“Bersamaan dengan perayaan HUT PFI Medan ke-14 ini, kita mengadakan pameran foto kecil-kecilan di depan Ten Coffee. Jadi, masyarakat yang lewat bisa langsung melihat melalui foto tentang peristiwa dan kenangan yang terjadi di Sumut,” ujarnya.

Karena, fotografer tidak hanya mengabadikan berbagai peristiwa tapi bagaimana cara mengemas sebuah foto menjadi menarik. Sehingga bisa dinikmati seluruh mata yang melihatnya.

“Dengan kata lain, kita bukan hanya asal jepret, tetapi harus ada sisi seni dan humanisnya,” jelasnya.

Selain para anggota PFI Medan, perayaan ini juga dihadiri oleh perwakilan komunitas fotografi di Medan dan Universitas. Tokoh masyarakat juga turut hadir, Calon Wakil Gubernur Sumut Musa Rajeckshah, perwakilan Kadis Kominfo Medan, Syaiful Amri, Ketua PWI Sumut Hermansjah, dan Ketua Dewan Kesenian SUmut Baharuddin Saputra, dan Yose Piliang atau yang akrab disapa Mak Yose.

Mewakili Kadis Kominfo Medan, Syaiful Amri dalam sambutannya menyatakan bahwa fotografer ini memiliki jasa yang sangat besar, dan merupakan bagian dari pembangunan karena mereka mengabadikan berbagai moment yang akan menjadi sejarah.

“Dalam kesempatan ini, saya mewakili Wali Kota Medan, mengucapkan selamat untuk PFI Medan, dan semoga kekeluargaan akan menjadi lebih erat,” ujarnya.

Tak ketinggalan, tokoh muda Sumatera Utara, Musa Rajeckshah ikut serta dalam memeriahkan ulang tahun pewarta foto Medan. Menurutnya, berbagai foto yang diambil para anggota PFI Medan sangat bagus, karena masyarakat bukan hanya menikmati berbagai peristiwa, tetapi juga melihat seni secara langsung.

“Saya melihat berbagai daerah yang masih mebutuhkan bantuan di Sumatera Utara ini melalui foto-foto yang dipamerkan ini. Ada daerah yang sekolahnya masih tertinggal, ada masyarakat masih bertahan di rumah walau banjir, dan lainnya. Saya sangat mengapresiasi kinerja mereka,” ujar Ijeck.

Dipenghujung acara, PFI Medan memberikan piagam penghargaan kepada para fotografer senior yang telah memberikan pengabdian dan dedikasinya terhadap perkembangan fotografi. Mereka adalah Rediyanto, Andi Lubis, M Faisal, Kh Chang, Mak Pak Kim, dan Hendra Arbi. (armand)

Komentar